post

Bagi anda pengguna aktif maupun pengunjung situs web OLX.co.id pasti akan merasakan tampilan muka berbeda dari OLX. OLX yang mengakuisisi TokoBagus di tahun 2012 dan Berniaga di tahun 2014, melakukan perubahan besar pada tampilan situs web dan aplikasi mobile pada akhir tahun 2016 ini. Perubahan tampilan ini di branding dengan slogan “All New OLX” dengan harapan peningkatan kenyamanan pengguna OLX. Jika kita perhatikan lebih jauh perubahan ini tidak hanya dilakukan pada tampilan saja, melainkan adanya penambahan fitur baru. Perubahan ini bisa jadi dilakukan OLX mengikuti tren dan fitur pada marketplace lokal lain, seperti Bukalapak maupun Tokopedia.

Tampilan lama OLX

Perubahan Tampilan yang Bikin Ribet

Sebuah situs web selain menyajiakan tampilan visual menarik, juga diharuskan memberikan pengalaman penggunaan yang nyaman. OLX tampaknya kurang mempertimbangkan pengalaman pengguna (user experience) dengan baik, walaupun tampilan visual tidak terlalu kaku di banding tampilan lamanya. Jika pada tampilan situs web lama, iklan hanya berupa baris-baris dengan informasi singkat, maka pada All New Olx, foto produk sangat ditonjolkan dibanding informasi lain. Pengguna akan disuguhkan tampilan iklan layaknya galeri foto.

Perubahan tampilan OLX ini cukup membuat pengguna kesulitan, selain karena judul iklan yang tidak ditampilkan secara langsung, ukuran foto produk dianggap terlalu besar, iklan produk yang terlihat awal hanya lima sampai enam iklan, sehingga jika ingin melihat iklan produk lain harus scrool down dan klik satu per satu iklan untuk mendapat informasi lebih lanjut. Hal lain yang mengecewakan adalah tidak ditampilkannya nomer kontak pemilik iklan, padahal informasi ini sangat dibutuhkan pengguna agar pemilik iklan dapat dengan cepat dihubungi.

Fitur chat yang baru kali ini diperkenalkan OLX menggantikan fitur lama untuk mengkontak langsung pemilik iklan dirasa cukup ribet dan sangat mengecewakan. Fitur ini tidak akan optimal karena pemilik iklan OLX terbiasa bersikap pasif menunggu target iklan atau pengguna lain menghubunginya langsung tanpa online di OLX. Adanya fitur baru ini terkesan OLX semakin mengurangi hubungan langsung penjual dan pembeli. OLX sebagai situs web eCommerce dengan platform customer to customer (C2C) seharusnya kembali menyediakan fitur kontak langsung dengan penjual. Akan sangat mengecewakan apabila OLX sendiri menyarankan transaksi dilakukan dengan bertemu langsung atau COD, sedangkan fitur lama menghilang.

All New OLX

Fitur GPS, Memudahkan atau Blunder

Satu lagi fitu baru yang diperkenalkan All New OLX adalah GPS. Dengan adanya fitur ini anda dapat menampilkan iklan hanya pada lokasi di sekitar anda dengan radius jangkauan yang dapat disesuaikan. Fitur ini sangat memudahkan pengguna apabila mencari iklan barang hanya pada lokasi sekitar yang diinginkan, contohnya kos/kontrakan/hunian. Sayangnya fitur ini masih terdapat beragam kelemahan, mulai dari lokasi yang tidak valid, susahnya menandai lokasi, sampai penentuan GPS yang sering menghilang.
Kurangnya Riset Perilaku Pengguna

Pada Q4 tahun 2015 lalu, data di OLX menunjukkan jumlah transaksi mencapai 1,4 juta transaksi per bulan, pada 2016 naik 18 persen sebesar 1,6 juta transaksi. Data statistik Kementrian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) tahun 2015, pembeli di indonesia lebih familiar menggunakan situs OLX dibanding tokopedia, lazada, maupun situs eCommerce lainnya. Berdasarkan data ini seharusnya OLX memiliki posisi yang kuat ditengah persaingan situs-situs eCommerce. Kondisi ini justru berbanding terbalik dengan respon pengguna terhadap perubahan OLX di akhir tahun 2016 ini.

All New OLX justru ditanggapi negatif oleh para penggunanya. Terlihat pada akun media sosial OLX, para pengguna menumpahkan kekecewaannya atas perubahan OLX. Perubahan tampilan dan fitur OLX menjadi All New OLX bisa jadi karena kurangnya riset terhadap perilaku pengguna. Jika OLX melakukan riset pola perilaku pengguna dengan baik, seharusnya fitur dan tampilan yang dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan pengguna, bukan hanya berdasarkan keputusan sepihak OLX.

OLX Terus Berbenah

Walaupun situs web OLX mengalami down berkali-kali setelah munculnya All New OLX, bisa jadi hal ini hanya dikarenakan antusiasme penggunan dan non pengguna di waktu sesaat saja. Akses OLX mungkin sengaja dibatasi agar perubahan tampilan dan fitur dapat dilakukan secara bertahap. Dan tampaknya para pengguna OLX tetap perlu bersabar sampai awal tahun 2017 untuk mengakses situs secara normal.

website down

Tulisan ini dibuat hanya sebagai opini pengguna aktif OLX, dan sebagai saran dan pertimbangan pengguna lain.

Leave a comment